Home » »

Penduduk dan Ular Hidup Berdampingan di Desa ini



Thailand memiliki alam indah yang hampir sama indahnya dengan Indonesia. Ada juga yang unik di Negeri Gajah ini, yaitu sebuah desa yang dipenuhi ular!

Desa ini bernama Ban Kok Sa-Nga yang terletak di Provinsi Khon Kaen, sebelah timur laut Thailand. Di kalangan wisatawan, desa ini lebih dikenal dengan nama Desa Kobra.





 
Sekira 140 rumah di desa ini setidaknya memiliki satu ular peliharaan, yang mereka kandangkan di luar rumah, di dalam boks kayu. Ularnya beragam, mulai dari yang berbisa, seperti King Kobra, hingga yang sedikit tidak berbahaya, seperti piton.

Atmosfir di desa ini juga selalu meriah, seperti sebuah atraksi pertunjukan ular yang besar. Ular-ular ini dibesarkan dalam kurungan dan dijadikan bintang dalam pertunjukan yang cukup menegangkan, seperti pertunjukan tinju antara manusia dengan ular.
 

Yang membuat wisatawan ngeri sekaligus takjub saat berkunjung ke desa ini mungkin bukanlah pertunjukan ularnya, melainkan bagaimana penduduk desa begitu akrab dengan hewan berbahaya. Bahkan, anak-anak sudah biasa memegang ular karena sejak kecil dilatih menangani ular, memberi makan, dan melawannya bila diserang.

Namun kabarnya, banyak wisatawan mati akibat serangan ular ketika berkunjung ke desa ini. Masih belum jelas kebenarannya, namun diakui bahwa bahkan penduduk desa yang sudah akrab dengan ular pun pernah mendapat serangan hewan melata ini.




Contohnya, Bualee Chai, yang merupakan pawang ular paling ternama di desa ini. Di usianya yang sudah mencapai 72 tahun, ia pernah 21 kali digigit ular namun masih sehat hingga kini.

Yang jelas, bagi penduduk desa ini, ular adalah bagian dari keluarga mereka. “Apabila ular saya mati, saya akan sangat sedih. Apabila ada ular mati di desa ini, kami akan memberikan sesajen untuknya di kuil,” tutur Chai seperti dikutip dari OddityCentral




Selain melihat ular, Anda juga bisa membeli hewan tersebut di desa ini. Seekor ular biasanya dihargai Rp1,6 juta hingga Rp2 juta.





Sumber

Arsip Blog

Follow @danbosikotak

Flags

free counters
Powered by Blogger.