Home » , » 6 Orang Paling diBenci di Indonesia

6 Orang Paling diBenci di Indonesia


1. Afriyani Susanti

Selasa, 24 Januari 2012, Afriyani Susanti yang berkaos biru tepekur sendirian di sel karantina nomor 22 di Blok B Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta. Diungkapkan seorang sumber VIVAnews.com, pengendara Xenia maut itu tak terlihat menangis. Dia hanya tampak banyak-banyak mengaji di dalam bui. Sampai sampai ada Halaman di Facebook Untuk Mendukung Afriyani Dihukum Mati dan sudah mencapai Ribuan Pendukung.


Perempuan berumur 29 tahun itu tiba-tiba menjadi seorang pembunuh yang membetot perhatian publik. Daihatsu Xenia yang dikendarainya menabrak belasan pejalan kaki dan tak ayal menewaskan sembilan orang dan melukai empat lainnya. Malapetaka itu terjadi di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat, hari Minggu kemarin.


2. Sumanto


Sumanto (lahir di Purbalingga, 3 Maret 1972; umur 41 tahun) adalah seorang kanibal Indonesia yang berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Pada awal tahun 2003, ia mencuri mayat seorang nenek yang baru saja dikubur dan lalu dimakannya karena percaya ini akan memberinya kekuatan supranatural. Kepercayaan Sumanto didasarkan pada kepercayaan mistis lokal dan para pakar berpendapat bahwa Sumanto mengidap gangguan jiwa.


3. Very Idham Henyansyah

Very Idham Henyansyah, atau dikenal dengan panggilan Ryan (lahir di Jombang, 1 Februari 1978; umur 35 tahun) adalah seorang tersangka pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang. Kasusnya mulai terungkap setelah penemuan mayat termutilasi di Jakarta. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, terungkap pula bahwa Ryan telah melakukan beberapa pembunuhan lainnya dan dia mengubur para korban di halaman belakang rumahnya di Jombang.
Ryan dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Depok pada tanggal 6 April 2009. Atas vonis tersebut Ryan mengajukan banding dan kasasi, namun di dua tingkat peradilan namun Ryan tetap dijatuhi dihukum mati. Dengan ditolaknya upaya hukum tersebut, Ryan mengajukan permohonan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung dan Mahkamah Agung tetap menjatuhkan hukuman mati terhadap Ryan


4. Olga Syahputra


Siapa yang tak kenal komedian Olga Syahputra? Di setiap penampilannya, ia selalu memberikan banyolan dan lawakan bagi para pemirsa. Namun, lawakan Olga ternyata menuai protes dari masyarakat.Menurut Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Nina Mutmaimah, setidaknya ada 117 pengaduan masyarakat tentang lawakan Olga sejak 2010 hingga 2011. "Cukup banyak juga, e-mail, sms, Twitter. 117 pengaduan tentang Olga saja. Kami akan undang penyelenggara acara Olga dan media penyiaran. Banyak pengaduan tentang komedian satu ini," ujar Nina saat diskusi di Gedung Bapeten, Kawasan Gajah Mada, Selasa, 20 Desember 2011.


5. Gayus Tambunan


Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau hanya Gayus Tambunan (lahir di Jakarta, 9 Mei 1979; umur 32 tahun) adalah mantan pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia. Namanya menjadi terkenal ketika Komjen Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus mempunyai uang Rp 25 miliar di rekeningnya plus uang asing senilai 60 miliar dan perhiasan senilai 14 miliar di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta haram. 

Dalam perkembangan selanjutnya Gayus sempat melarikan diri ke Singapura beserta anak istrinya sebelum dijemput kembali oleh Satgas Mafia Hukum di Singapura. Kasus Gayus mencoreng reformasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang sudah digulirkan Sri Mulyani dan menghancurkan citra aparat perpajakan Indonesia.


6. Farhat Abbas

Farhat Abbas lahir di Riau pada tanggal 22 Juni 1976 (umur 37 tahun) adalah seorang pengacara terkenal di Indonesia. Sosoknya menjadi fenomenal di Indonesia setelah kritikan pedasnya kepada sejumlah artis dan politikus. Kicauannya di media sosial membuat berbagai kalangan geram.Yang paling hot yaitu kicauannya terhadap kinerja Jokowi-Ahok. Dengan popularitasnya itu, nampaknya menjadi senjata untuk mencalonkan diri sebagai capres muda pada pemilu 2014.

Sumber

Arsip Blog

Follow @danbosikotak

Flags

free counters
Powered by Blogger.